Minggu, 26 Februari 2012

Menjadi Kupu-kupu Itu Sulit


Butuh do’a yang tak terbatas
Butuh jutaan asa yang berusaha untuk tak pernah padam
Dan butuh ribuan gerak yang tak pernah terhenti walaupun terus tersandung
Tak ada sukses yang diraih tanpa jatuhnya air mata dan sakitnya hati 
Keburukan yang terjadi harus menjadikan kamu yang lebih baik di kemudian hari

****

“Kebahagiaan adalah hak. Dan seperti semua hak, kitalah yang diharapkan untuk menjemputnya”
Untuk mahasiswa.
Jika kamu gagal saat ini, IP mu dan nilai mu tidak sesuai dengan apa yang kamu harapkan.
Kamu dipandang sebagai orang yang tak tau apa-apa dan bukan siapa-siapa. 
Kamu dianggap orang yang tak bisa menyumbangkan pikiranmu ketika ada mata kuliah kelompok. 
Kamu acap kali dicibir beberapa dosen karena minimnya pengetahuan yang kamu miliki. 
Lihatlah kedepan, jika masih ada waktu untuk merubahnya, kenapa kamu masih berdiam diri ?
Kenapa kamu harus membiarkan mereka menginjakmu dalam keterbatasan mu ?
Sering kamu ucapkan tidak ada kata terlambat untuk berusaha, mengapa tak kamu buktikan dalam hidupmu ?
Bangkit ! 
Kamu bisa merubah awan hitam menjadi pelangi jika kamu mau !
Kamu sebenarnya berpotensi besar untuk menjadi seseorang yang dibutuhkan banyak orang. 
Bagaimana kamu berusaha, itulah jawabannya. 
Ketika kamu terpuruk dan kamu terus meratapi, menyalahkan diri sendiri, menangis tak henti, sugestimu :
“aku adalah orang yang tak bisa apa-apa, aku malu berada di hadapan kawan-kawanku.”
Maka hidup mu akan seperti itu.
Coba alihkan alam pikirmu :
“menangis, meratapi yang sudah terjadi, mengingat ledakan tawa lecehan mereka itu dan aku tetap berdiam diri, itu hanya akan lebih menambah luka hatimu." 
Benahi diri, susun lagi silabus hidupmu yang berantakan selagi Tuhan masih memberikan waktu, tata pola belajar mu, ajak mereka yang lebih mampu untuk mengajarimu, atur semua dari nol, toh angka pun tidak dimulai dari 100 tapi dari 0, lihat usaha balita yang ingin bisa berjalan, tertatih-tatih, terjatuh, terluka, dipapah ibunya hingga akhirnya dia bisa berjalan diatas kakinya sendiri. Seperti itulah jalan suksesmu. 
Yakinkan, kamu bisa menjadi seseorang yang layak untuk mendapat penghargaan dari sesamamu. 
Jangan pernah takut untuk mencoba. Jangan pernah khawatir untuk melangkah.
“Tuhan tak pernah tertidur untuk membantu setiap jejak ushamu, ingat Tuhan ada disampingmu”.
***
Untuk kalian.
Kesuksesan itu tergantung kepribadianmu juga, karena untuk sukses itu kamu tak bisa sendiri.
Orang lain menyukai menyukai pribadi yang kebaikannya terasa dengan jelas. 
Dan jadilah orang yang jujur karena tidak ada seorang pun yang lebih dibenci selain orang yang tidak jujur.
Jangan pernah khawatir untuk melangkah, berhati-hatilah dengan kekhawatiran, karena cara kamu mengkhawatirkan sesuatu, bisa lebih melukai kamu.
Dan janganlah kamu berpikir buruk, kamu takut salah, kamu takut gagal, dan bla bla. Karena, keburukan di pikiran dan di hati itu menyita banyak waktu, dan menjadikan hari-hari kamu pendek dan malam-malam kamu panjang tanpa tidur. Sebaliknya, berpikir positiflah.
Lalu bagaimana menyikapi mereka yang berlaku buruk pada mu ?
Wajar jika kamu merasa sedih, tetapi tetaplah berlaku baik, dengan itu bukan hanya manusia yang merasa kasihan tetapi juga Tuhan. 
Tuhan tak akan membiarkan mereka yang tetap berserah diri pada-Nya untuk dihina sesamanya.
Terakhir, banyaklah berdo’a.
Renungkan..
Seseorang yang bekerja keras untuk menjadi pribadi yang sukses, tetapi kurang fasih dalam meminta kepada Tuhan.
Tak ada yang bisa terjadi tanpa kehendaknya. Dan bersabarlah, sabar itu tanda bahwa kamu percaya pada Tuhan.
Jika kita melebihkan kasih sayang pada Tuhan, Tuhan akan melebihkan kasih sayang-Nya padamu.
Maka.. cobalah untuk menjadi penurut ….
Awan hitam bisa menjadi pelangi dan ulat pun bisa menjadi kupu-kupu.

                                                                                                Januari 20xx
                                                                                    Kenangan menulis bersama Mario Teguh

2 komentar: