putri arrhasid
Sabtu, 09 Februari 2013
AH, TAHUKAH
Gamang menggembala gelebah yang terjarah
Tak bisa mengeja paras,
kamu berjeda
Lengkung bulan sabit mencubit kornea
Ini, kembaran senyumnya
Setangkup rindu (lagi)
Tak terkejawantah
Kamu,
tak acuh
Selalu
Gelisah
tak punah meski tergerus waktu
Tidak ada komentar:
Posting Komentar
Posting Lebih Baru
Posting Lama
Beranda
Langganan:
Posting Komentar (Atom)
Tidak ada komentar:
Posting Komentar