Sabtu, 09 Februari 2013

AH, SUASAN A INI



Rinai hujan
Aku coba menari,
bernyanyi,
dan mengelabui hari

Kabut mengepung
Aku coba tersenyum,
tetawa,
dan menipu kusutnya hati

Usai hujan
Aku sandarkan jiwa pada pelangi
Berharap bisa jua relung perihku berwarna tanpa pamrih seperti dia
Iya,
sesakit apa pun petir melukai,
pelangi tak pernah pergi

Mendung memeluk
Aku rapihkan lagi
Aku balutkan lagi perban itu,
pada sayap yang patah ketika kau putuskan berhenti menemani sepiku

Gerimis datang lagi
Aku coba berjalan sendiri
Menapaki membelah hujan
Dulu kamu yang bawakan payung ini

Tidak ada komentar:

Posting Komentar